Senin, 02 Februari 2026

√ 13 Bagian Mesin Gerinda Datar dan Fungsinya

 Pengertian Mesin Gerinda Datar

Mesin gerinda datar adalah mesin perkakas yang digunakan untuk meratakan dan menghaluskan permukaan benda kerja. Proses penggerindaan dilakukan dengan menggunakan batu gerinda yang berputar, sedangkan benda kerja dijepit di atas meja mesin. Mesin ini sering digunakan di bengkel dan industri untuk pekerjaan finishing yang membutuhkan ketelitian tinggi.

A. Fungsi Mesin Gerinda Datar

Fungsi mesin gerinda datar antara lain:

  1. Meratakan permukaan benda kerja.
  2. Menghaluskan permukaan agar terlihat rapi.
  3. Memperbaiki ukuran dan ketepatan dimensi benda kerja.
  4. Menggerinda bahan keras seperti baja.

B. Bagian-Bagian Mesin Gerinda Datar dan Fungsinya

Mesin Gerinda Datar

1. Alas Mesin (Base)

Alas Mesin Gerinda Datar

Alas mesin merupakan bagian paling bawah dari mesin gerinda datar. Fungsinya sebagai penopang seluruh bagian mesin agar mesin berdiri kuat dan tidak mudah bergetar. Pada alas ini terdapat jalur penuntun yang memungkinkan meja bergerak maju dan mundur.

2. Kolom (Column)

Kolom Mesin Gerinda Datar

Kolom adalah bagian mesin yang berdiri tegak di atas alas. Kolom berfungsi sebagai penyangga kepala roda gerinda dan spindel. Selain itu, kolom digunakan untuk mengatur naik dan turunnya batu gerinda sesuai dengan kedalaman penggerindaan.

3. Sadel (Saddle)

Sadel Mesin Gerinda Datar

Sadel merupakan bagian yang berada di atas alas mesin. Fungsinya untuk menopang meja mesin dan memungkinkan gerakan ke arah samping. Gerakan sadel diatur menggunakan roda tangan pemakanan melintang (crossfeed).

4. Meja Mesin (Table)

Meja Mesin Gerinda Datar

Meja mesin adalah tempat meletakkan dan menjepit benda kerja, biasanya menggunakan magnetic chuck. Meja ini dapat bergerak bolak-balik untuk membantu proses penggerindaan. Gerakan meja diatur dengan roda tangan meja atau secara otomatis.

        Lihat Juga : Perlengkapan mesin frais

                            Jenis Pekerjaan Mesin Bubut

                            Seting awal AutoCAD untuk pemula

5. Handle Vertikal

Handel vertikal Mesin Gerinda Datar

Handel ini berfungsi untuk menaik turunkan roda gerinda

6. Handel Pemakanan Melintang

Handel melintang Mesin Gerinda Datar

Handel ini berfungsi untuk menggerakkan meja secara manual

7. Handel Meja (Pemakanan memanjang)

Handel memanjang Mesin Gerinda Datar

Roda tangan ini berfungsi untuk mengerakkan meja kearah memanjang secara manual

8. Blok Pembatas (Dogs)

Blok pembatas Mesin Gerinda Datar

Blok pembatas berfungsi untuk mengatur panjang langkah gerakan meja. Dengan adanya blok pembatas, meja tidak bergerak melebihi batas yang telah ditentukan.

9. Kepala Roda Gerinda (Wheel Head)

Kepala roda Mesin Gerinda Datar

Kepala roda gerinda adalah bagian yang menahan spindel dan batu gerinda. Bagian ini terpasang pada kolom dan dapat bergerak naik turun. Pengaturannya dilakukan menggunakan roda tangan pemakanan roda gerinda.

10. Roda Gerinda

Roda gerinda

Roda gerinda merupakan alat potong pada mesin gerinda datar. Roda ini terbuat dari butiran abrasif yang digunakan untuk mengikis permukaan benda kerja agar menjadi rata dan halus.

11. Sistem Hidrolik

Sistem Hidrolik Mesin Gerinda Datar

Sistem hidrolik berfungsi untuk menggerakkan meja mesin secara otomatis. Sistem ini terdiri dari pompa, oli hidrolik, katup, dan silinder yang bekerja bersama untuk menghasilkan gerakan meja yang halus.

12. Sistem Pendingin

Sistem pendingin Mesin Gerinda Datar

Sistem pendingin berfungsi untuk mendinginkan batu gerinda dan benda kerja saat proses penggerindaan. Cairan pendingin membantu mengurangi panas dan mencegah kerusakan pada benda kerja maupun batu gerinda.

13. Panel Kontrol

Kontrol Panel Mesin Gerinda Datar

Panel kontrol adalah bagian yang digunakan untuk mengoperasikan mesin gerinda datar. Pada panel ini terdapat tombol ON/OFF, tombol darurat, serta sakelar untuk menghidupkan motor spindel dan pompa pendingin.

        Ingin tahu sejarah mesin bubut ?

Kesimpulan

Dengan memahami bagian-bagian mesin gerinda datar dan fungsinya, siswa SMK dapat mengoperasikan mesin dengan lebih aman dan benar. Pengetahuan ini sangat penting untuk menunjang kegiatan praktik pemesinan di bengkel.